How it Works

Goal 5,000 Photos

Total Foto

Kado Istimewa terkumpul

Hari lagi

Upload Saya

Cerita ibu

Saat ini Ibu Surni tinggal sendirian di rumah sederhananya karena suami nya sudah wafat 3 tahun lalu. Bu Surni memiliki 4 orang anak, 2 anaknya merantau ke Jakarta dan pulang ke rumahnya hanya setiap Idul Fitri sedangkan 2 anak bu Surni lainnya masih tinggal di Kecamatan Muncang, hanya saja berada di desa yang berbeda dengan Bu Surni. Salah satu anak bu Surni yang tinggal di desa sebelah masih sesekali mengunjungi nya untuk terkadang memberikan bu Surni sedikit rezeki dan bahan makanan.

Hidup sendirian, bu Surni memiliki kehidupan yang simple. Sesekali ia pergi ke sawah tetangganya untuk membantu disana. Sebenarnya, sudah 2 tahun ini bu Surni menderita sakit katarak. Sebelum ini ia sempat mendapatkan layanan pengobatan gratis dari Pemerintah Banten berupa bantuan operasi mata di RS Cipto. Pasca operasi mata bu Surni mulai membaik hanya saja ia merasa pandangannya tidak bisa kembali seperti dulu, ia merasa dunia lebih terlihat gelap daripada sebelum ia sakit. Tapi tetap, bu Surni bersyukur atas bantuan yang telah ia dapatkan.

Dunia bu Surni menjadi lebih gelap ketika sudah 2 bulan ini ia tidak sanggup untuk membayar listrik untuk 1 lampu yang ia gunakan di malam hari. Bu Surni tidak memiliki KWH di rumahnya, sehingga ia “menyewa” listrik ke tetangganya. Setiap bulan, bu Surni harus membayar iuran ke tetangganya dan apabila ia tidak bisa membayarnya dengan tepat waktu maka listrik itu akan di stop. Hal inilah yang sedang kejadian terhadap bu Surni saat ini.

Akhirnya, selama 2 bulan ini bu Surni kembali menggunakan lampu minyak tanah sebagai penerangan di rumahnya ketika malam. 1 lampu minyak tanah yang terbuat dari kaleng bekas pemberian dari anaknya. Tidak terbayang dengan kondisi penglihatan yang tidak lagi sempurna bu Surni masih harus bertahan dengan cahaya remang yang berasal dari lampu minyak tanah.

Ketika bu Surni mengetahui bahwa ia akan menjadi salah satu penerima lampu tenaga surya di campaign Kado untuk Perempuan istimewa, sedikit kebahagiaan terpancar dari wajahnya. Bersyukur, bu Surni bilang “Alhamdulillah mbak, semoga amal nya amalannya dibalas oleh Allah. Amin”.